Jawaban singkat: Biaya admin Shopee 2026 disesuaikan per kategori mulai Januari 2026. Metro TV (25 Januari 2026) melaporkan, misalnya, Kategori A dikenai 10%. Karena angka antarsumber berbeda, cek tarif pasti produkmu di Seller Center, lalu hitung ulang harga jual dengan biaya admin, Biaya Proses Pesanan Rp1.250, dan subsidi ongkos kirim (ongkir) yang kamu tanggung.
Kenaikan biaya biasanya baru terasa saat laporan penghasilan bulan pertama keluar, bukan saat pengumumannya dibaca. Kalau harga jualmu masih memakai hitungan 2025, sebagian margin bisa hilang tanpa disadari. Tabel tarif biaya admin Shopee 2026 sengaja tidak disalin di sini karena angkanya berbeda-beda antarsumber. Yang kamu butuhkan adalah rumus dan lembar hitung yang tetap berlaku apa pun angka yang tampil di Seller Center tokomu.
Apa yang berubah pada biaya admin Shopee 2026?
Shopee menyesuaikan biaya admin per kategori mulai Januari 2026. Pengumumannya disampaikan lewat laman penjual Shopee dan dilaporkan Bisnis.com pada 10 Desember 2025. Isi pengumuman dan tanggapan idEA dirangkum di berita pengumuman biaya admin Shopee Januari 2026.
Metro TV pada 25 Januari 2026 melaporkan tarif 2026 untuk penjual Non-Star, Star, dan Star+, dengan melansir Shopee Indonesia. Salah satunya, Kategori A yang mencakup fesyen, FMCG, dan sebagian produk gaya hidup dikenai 10%. Angka untuk kategori lain berbeda di sumber lain, jadi jangan menyalin tabel dari artikel atau blog. Tarif yang berlaku untuk tokomu adalah yang tertera di Seller Center.
Metro TV juga melaporkan dua hal lain. Biaya Proses Pesanan Rp1.250 tetap berlaku di 2026. Batas jumlah produk pre-order dihapus, tetapi ada biaya layanan 3% per kuantitas produk pre-order, dengan pengecualian untuk produk custom, kerajinan, dan suvenir tertentu.
Biaya apa saja yang dipotong dari setiap pesanan?
Potongan per pesanan terdiri dari beberapa lapis, dan tidak semuanya berbentuk persentase. Tabel berikut merangkum komponen yang perlu masuk hitunganmu.
| Jenis biaya | Dasar perhitungan | Catatan |
|---|---|---|
| Biaya admin kategori | Persentase dari harga setelah diskon produk (menurut contoh Metro TV) | Tarif berbeda per kategori dan tipe penjual, cek Seller Center |
| Biaya layanan program, bila ikut | Mengikuti ketentuan program, dihitung dari penjualan setelah diskon | Contohnya program gratis ongkir, tarifnya cek di Seller Center |
| Biaya Proses Pesanan | Rp1.250 per pesanan selesai | Berlaku sejak 20 Juli 2025 (Katadata), tetap berlaku 2026 (Metro TV) |
| Biaya pre-order, bila ada | 3% per kuantitas produk pre-order | Dilaporkan Metro TV, ada pengecualian |
| Subsidi ongkir yang kamu tanggung | Nominal per pesanan | Bukan potongan Shopee, tetapi tetap mengurangi pendapatan |
Latar belakang Biaya Proses Pesanan dibahas di berita biaya proses pesanan Shopee Rp1.250. Cek ulang di Seller Center sebelum mengubah harga, karena komponen dan dasar perhitungannya bisa berbeda untuk tokomu.
Cara menghitung ulang harga jual
Hitung harga minimum per produk, lalu bandingkan dengan harga yang sekarang tayang. Enam langkah berikut cukup untuk satu lembar kerja sederhana.
- Buka Seller Center dan catat tarif biaya admin untuk kategori dan tipe tokomu.
- Catat program yang kamu ikuti beserta tarif layanannya.
- Hitung modal per produk, termasuk kemasan dan label.
- Tentukan target laba per produk dalam rupiah, bukan persen.
- Perkirakan subsidi ongkir per pesanan. Cara memasukkan ongkir ke harga jual ada di panduan cara memasukkan ongkir ke harga jual; rute yang sering dipakai pembelimu bisa kamu bandingkan di cek ongkir.
- Masukkan semuanya ke rumus harga minimum, lalu bulatkan ke atas.
Rumus harga minimum: (modal + target laba + Rp1.250 + subsidi ongkir) dibagi (1 - tarif admin - tarif program bila ikut). Rumus ini menganggap tarif admin dan program dihitung dari harga jual. Kalau kamu memberi diskon, masukkan harga setelah diskon sebagai harga jual.
Contoh hitungan
Contoh berikut memakai angka bulat. Tarif admin 10% dipakai sebagai contoh, bukan tarif kategorimu, dan contoh ini tidak memakai program apa pun.
Pertama, potongan untuk produk yang dijual Rp100.000 setelah diskon:
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| Harga setelah diskon | Rp100.000 |
| Biaya admin contoh 10% | Rp10.000 |
| Biaya Proses Pesanan | Rp1.250 |
| Subsidi ongkir contoh | Rp5.000 |
| Total potongan | Rp16.250 |
| Sisa untuk penjual | Rp83.750 |
Kedua, harga minimum untuk produk dengan modal Rp60.000, target laba Rp20.000, dan subsidi ongkir Rp5.000. Jumlahnya Rp86.250, lalu dibagi 0,9 menjadi sekitar Rp95.833, dan dibulatkan ke atas menjadi Rp96.000. Pada harga itu, biaya admin contoh Rp9.600, sehingga sisa setelah semua potongan Rp80.150, atau laba sekitar Rp20.150 di atas modal.
Ketiga, bandingkan dengan produk murah. Untuk produk bermodal Rp10.000 dengan target laba Rp4.000 dan tanpa subsidi ongkir, jumlahnya Rp15.250. Dibagi 0,9 hasilnya sekitar Rp16.944, dibulatkan menjadi Rp17.000. Di sini Rp1.250 saja sudah menyita porsi yang besar dari harga jual.
Supaya cepat, susun lembar kerja seperti tabel berikut untuk semua produk aktif. Isi tarif admin dari Seller Center, bukan dari contoh.
| Produk | Modal | Target laba | Subsidi ongkir | Harga minimum (tarif contoh 10%) |
|---|---|---|---|---|
| Produk A | Rp60.000 | Rp20.000 | Rp5.000 | Rp96.000 |
| Produk B | Rp10.000 | Rp4.000 | Rp0 | Rp17.000 |
Kalau harga yang sekarang tayang di bawah harga minimum, produk itu perlu dihitung ulang lebih dulu. Kalau di atasnya, kamu masih punya ruang, tetapi tetap pantau setiap ada perubahan tarif.
Apa kata penjual soal kenaikan biaya admin?
Keluhan penjual muncul di media pada pekan-pekan pertama 2026. Bisnis.com pada 23 Januari 2026 memuat laporan berjudul “Biaya Admin Makin Tinggi, Pedagang E-Commerce Curhat: Kami Merasa Dipermainkan”, yang menggambarkan keberatan pedagang terhadap biaya platform yang terus naik.
Dari sisi pemerintah, CNBC Indonesia pada 22 Januari 2026 melaporkan Kementerian Perdagangan sedang mengkaji revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023 dan mempertimbangkan pengaturan biaya administrasi platform, menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan. Laporan itu belum menyebut hasil kajian atau jadwal berlakunya. Sampai ada aturan baru, tarif di Seller Center tetap menjadi patokan.
Perlukah harga di luar marketplace dihitung terpisah?
Perlu, karena biaya per saluran berbeda. Pesanan lewat chat atau media sosial tidak terkena biaya admin marketplace, tetapi kamu menanggung sendiri waktu admin, konfirmasi pembayaran, dan pengurusan pengiriman.
Pakai rumus yang sama, hanya komponennya yang diganti. Untuk pesanan langsung, hapus tarif admin dan Biaya Proses Pesanan, lalu masukkan ongkir yang kamu tanggung bila menawarkan gratis ongkir. Dengan begitu kamu tahu berapa ruang harga di tiap saluran, dan keputusan harga tidak lagi berdasarkan perkiraan.
Kesalahan yang sering terjadi
Kesalahan hitung biaya admin jarang terlihat di satu pesanan, tetapi terasa di akhir bulan.
- Lupa Biaya Proses Pesanan. Pada produk Rp15.000, potongan Rp1.250 sudah lebih dari 8% harga jual.
- Lupa subsidi ongkir. Promo gratis ongkir yang kamu tanggung sendiri tetap mengurangi pendapatan per pesanan.
- Memakai tabel tarif lama atau tabel dari blog. Angka antarsumber berbeda, jadi hanya Seller Center yang bisa dipegang.
- Lupa biaya pre-order. Kalau banyak produkmu dijual dengan sistem pre-order, biaya layanan 3% per kuantitas yang dilaporkan Metro TV perlu ikut masuk rumus.
- Salah dasar perhitungan. Menurut contoh Metro TV, biaya admin dihitung dari harga setelah diskon, sehingga diskon besar ikut mengubah nominal potongan.
- Menaikkan semua harga sama rata. Produk murah dan produk mahal terdampak berbeda. Cara menghitung margin per produk dijelaskan di panduan menghitung margin jualan online.