Jawaban singkat: Komisi Tokopedia Mall akan naik mulai 1 Oktober 2025. Untuk kategori Elektronik, misalnya, rentangnya berubah dari 1% sampai 8,5% menjadi 2,5% sampai 10,2%, menurut Katadata (25 September 2025). Komisi dihitung dari harga setelah diskon penjual, tanpa ongkos kirim (ongkir). Hitung ulang biaya per pesanan: komisi baru, biaya Rp1.250, packing, dan subsidi ongkir bila ada.
Kalau kamu berjualan sebagai penjual Mall di Tokopedia, masih ada beberapa hari sebelum komisi baru berlaku. Waktu ini cukup untuk menghitung ulang harga produk terlaris, bukan untuk menaikkan semua harga secara serentak. Penjual non-Mall juga perlu membaca sampai akhir, karena ada biaya baru untuk produk pre-order.
Apa yang berubah di komisi Tokopedia Mall?
Tokopedia mengumumkan kenaikan komisi untuk penjual kategori Mall mulai 1 Oktober 2025, seperti diberitakan Katadata pada 25 September 2025. Tabel berikut merangkum contoh per kategori yang dimuat Katadata.
| Kategori | Komisi sebelumnya | Komisi mulai 1 Oktober 2025 |
|---|---|---|
| Elektronik | 1% sampai 8,5% | 2,5% sampai 10,2% |
| Fashion | 4% sampai 8,5% | 3,2% sampai 10,2% |
| FMCG | 4% sampai 8,5% | 2,5% sampai 9,7% |
| Lifestyle dan Lainnya | Tidak dicantumkan | 2,5% sampai 10,2% |
Perhatikan bahwa tidak semua angka naik. Batas bawah Fashion justru turun dari 4% menjadi 3,2%, dan batas bawah FMCG turun dari 4% menjadi 2,5%. Posisi produkmu di dalam rentang itu tergantung subkategori, jadi persentase pastinya perlu dicek di Seller Center.
Menurut Katadata, komisi dihitung dengan rumus: (harga produk dikurangi diskon penjual) x persentase komisi. Ongkos kirim dan diskon yang disediakan platform tidak ikut dihitung. Contoh yang dimuat Katadata: harga Rp10.000, diskon penjual Rp1.000, komisi 7,5%, sehingga komisinya Rp675.
Mengutip laman resmi Tokopedia, Katadata menyebut biaya yang lebih tinggi memungkinkan Shop | Tokopedia mengelola platform, berinovasi pada fitur dan layanan, serta mendanai campaign baru.
Siapa yang terkena kenaikan ini?
Kenaikan komisi berlaku untuk penjual kategori Mall. Sumber yang tersedia tidak menyebut perubahan komisi untuk penjual non-Mall.
Selain itu, Tokopedia akan menerapkan Biaya Layanan Pre-Order untuk produk yang dijual dengan sistem pre-order, berlaku bagi semua penjual. Sampai tulisan ini terbit, nominal, pihak yang membayar, dan waktu pengenaannya belum dijelaskan sumber. Kalau kamu sering memakai PO, pantau pengumuman di Seller Center.
Di luar kedua perubahan itu, biaya pemrosesan Rp1.250 per pesanan yang berhasil terkirim sudah berlaku di Tokopedia dan TikTok Shop sejak 11 Agustus 2025. Latar belakangnya ada di ulasan biaya Rp1.250 di Tokopedia dan TikTok Shop.
Sebelum menghitung, buat daftar produk Mall-mu beserta subkategorinya. Dahulukan produk dengan harga tinggi, karena persentase komisi yang sama menghasilkan rupiah yang jauh lebih besar pada harga Rp1.000.000 daripada Rp50.000. Produk murah tetap perlu dicek, tetapi biasanya yang lebih menekan margin di sana adalah biaya tetap per pesanan.
Cara menghitung ulang harga jual
Hitung per produk, mulai dari produk dengan penjualan terbanyak. Urutannya:
- Cek persentase komisi baru untuk subkategori produkmu di Seller Center.
- Hitung dasar komisi, yaitu harga jual dikurangi diskon penjual.
- Kalikan dasar komisi dengan persentase komisi baru.
- Tambahkan biaya pemrosesan Rp1.250 per pesanan yang berhasil terkirim.
- Tambahkan biaya packing dan subsidi ongkir bila tokomu memberikannya.
- Bandingkan total biaya itu dengan margin kotor produk, lalu putuskan apakah harga, diskon, atau paket penjualannya perlu disesuaikan.
Rumus margin yang lebih lengkap, termasuk ongkir dan biaya lain, ada di panduan cara menghitung margin jualan online.
Contoh hitungan sebelum dan sesudah 1 Oktober
Contoh berikut memakai powerbank fiktif di kategori Elektronik dengan harga Rp200.000 dan diskon penjual Rp20.000. Persentase komisinya diandaikan berada di batas atas rentang lama dan baru. Semua angka adalah contoh, bukan tarif resmi.
| Komponen | Sebelum (contoh 8,5%) | Sesudah (contoh 10,2%) |
|---|---|---|
| Dasar komisi (Rp200.000 dikurangi Rp20.000) | Rp180.000 | Rp180.000 |
| Komisi platform | Rp15.300 | Rp18.360 |
| Biaya pemrosesan per pesanan | Rp1.250 | Rp1.250 |
| Packing (contoh) | Rp3.000 | Rp3.000 |
| Total biaya per pesanan | Rp19.550 | Rp22.610 |
Selisihnya Rp3.060 per pesanan. Kalau produk ini terjual 100 kali sebulan, biayanya bertambah Rp306.000. Untuk produk seharga Rp1.000.000 setelah diskon, rentang komisi lama setara Rp10.000 sampai Rp85.000, sedangkan rentang baru setara Rp25.000 sampai Rp102.000.
Kalau selisih itu ingin ditutup hanya lewat harga, kenaikannya tidak cukup Rp3.060, karena komisi juga dihitung dari tambahan harga. Dalam contoh ini, harga Rp203.500 dengan diskon tetap Rp20.000 menghasilkan pendapatan bersih yang kurang lebih sama dengan sebelum 1 Oktober. Apakah pembeli menerima harga baru itu adalah keputusan bisnismu, dan angka ini hanya ilustrasi.
Apa yang bisa disesuaikan sebelum 1 Oktober?
Kenaikan harga bukan satu-satunya pilihan. Beberapa penyesuaian yang bisa kamu pertimbangkan:
- Bundling. Menggabungkan dua atau tiga produk dalam satu pesanan membuat biaya per pesanan, seperti Rp1.250 dan packing, terbagi ke lebih banyak barang. Polanya dibahas di strategi bundling produk murah.
- Minimal belanja untuk subsidi ongkir. Kalau tokomu menanggung sebagian ongkir, naikkan ambang minimal belanjanya agar subsidi hanya keluar untuk pesanan yang marginnya cukup.
- Ubah harga bertahap. Mulai dari produk dengan selisih biaya terbesar, lalu pantau penjualannya satu sampai dua minggu sebelum mengubah produk lain.
- Tinjau produk berlabel PO. Nominal Biaya Layanan Pre-Order belum diketahui, jadi cek apakah produk yang sebenarnya sudah siap stok masih perlu memakai sistem pre-order.
- Tinjau diskon penjual. Diskon mengurangi dasar komisi, tetapi juga mengurangi pendapatanmu. Hitung keduanya sebelum memperbesar diskon.
- Pisahkan hitungan pesanan di luar marketplace. Untuk pesanan yang memang datang lewat WhatsApp atau toko sendiri, tidak ada komisi platform, tetapi ongkir kamu hitung sendiri, misalnya dengan cek ongkir OngkirHub. Kurir dan layanan yang muncul tergantung rute dan berat. Di marketplace, ongkir umumnya ditentukan platform.
Kebijakan biaya bisa berubah sewaktu-waktu. Cek ulang di Seller Center atau kanal resmi kurir sebelum mengirim dan sebelum mengubah harga.
Intinya
- Komisi Tokopedia Mall berubah mulai 1 Oktober 2025, misalnya Elektronik menjadi 2,5% sampai 10,2%.
- Komisi dihitung dari harga setelah diskon penjual, tanpa ongkir.
- Biaya Rp1.250 per pesanan terkirim tetap terpisah dari komisi.
- Biaya Layanan Pre-Order akan berlaku untuk semua penjual, nominalnya belum dijelaskan.