Jawaban singkat: Kajian KPPU kurir Shopee (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) yang dilaporkan Katadata pada 24 Juli 2026 menemukan SPX Express mencakup 48,5% pilihan kurir penjual dan 61,5% pilihan pembeli di Shopee. Kemungkinan pembeli memilih J&T di Shopee disebut turun hingga 98,2%. Kajian itu juga memuat rekomendasi netralitas algoritma dalam penyajian pilihan kurir.
Hasil kajian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tentang pilihan kurir di Shopee diberitakan Katadata pada 24 Juli 2026, dengan kutipan Ketua KPPU dari siaran pers. Kajian ini merupakan evaluasi satu tahun setelah Shopee menerapkan komitmen perubahan perilaku yang berkaitan dengan Penetapan Perkara Nomor 04/KPPU-I/2024. Menurut Katadata, kajian dilakukan lewat survei terhadap 400 responden penjual dan pembeli serta wawancara dengan pelaku industri logistik. Fortune IDN memberitakan kajian yang sama pada 23 Juli 2026.
Apa temuan utama kajian KPPU kurir Shopee?
Kajian KPPU menyoroti peran algoritma platform dalam menentukan kurir yang dipilih penjual dan pembeli di Shopee. Dua temuan utama yang dilaporkan Katadata menyangkut SPX Express dan J&T.
- Pangsa SPX Express. SPX Express, kurir dalam ekosistem Shopee, mencakup 48,5% pilihan kurir penjual dan 61,5% pilihan pembeli.
- Peluang J&T. Kemungkinan konsumen memilih J&T saat bertransaksi lewat Shopee turun hingga 98,2%. Angka ini menggambarkan kemungkinan memilih, bukan pangsa pasar.
Dalam laporan yang sama, Katadata memuat data dari Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo). Menurut Asperindo, dari sekitar 700 perusahaan kurir berizin, hanya sekitar lima perusahaan terbesar yang mampu beroperasi di ekosistem Shopee. Asperindo juga menyebut promo gratis ongkos kirim (ongkir) membebankan 40% sampai 70% biaya promosi kepada kurir eksternal. Kedua angka tersebut berasal dari Asperindo, bukan dari kajian KPPU.
Karena angka dari dua pihak dimuat dalam satu laporan, tabel berikut memisahkan setiap angka berdasarkan pihak yang menyampaikannya.
| Angka | Keterangan | Disampaikan oleh |
|---|---|---|
| 48,5% | Porsi SPX Express dalam pilihan kurir penjual di Shopee | KPPU |
| 61,5% | Porsi SPX Express dalam pilihan kurir pembeli di Shopee | KPPU |
| Hingga 98,2% | Penurunan kemungkinan pembeli memilih J&T saat bertransaksi di Shopee | KPPU |
| Sekitar lima dari sekitar 700 | Perusahaan kurir terbesar dari sekitar 700 yang berizin dan mampu beroperasi di ekosistem Shopee | Asperindo |
| 40% sampai 70% | Porsi biaya promo gratis ongkir yang dibebankan ke kurir eksternal | Asperindo |
Bagaimana kajian dilakukan?
Menurut Katadata, KPPU mengumpulkan data melalui survei terhadap 400 responden yang terdiri atas penjual dan pembeli, ditambah wawancara dengan pelaku industri logistik. Kajian ini ditempatkan sebagai evaluasi satu tahun atas pelaksanaan komitmen perubahan perilaku Shopee. Menurut Fortune IDN, 400 responden itu terdiri atas 200 penjual dan 200 pembeli. Rincian metodologi lain, seperti periode survei dan sebaran wilayah responden, tidak dimuat dalam laporan yang dirujuk.
Apa rekomendasi KPPU?
Menurut Katadata, kajian itu memuat sejumlah rekomendasi. Salah satunya, KPPU dapat menerapkan netralitas algoritma dalam penyajian pilihan kurir, terutama untuk transaksi barang bernilai tinggi. Netralitas algoritma berarti sistem platform menampilkan pilihan kurir tanpa mengarahkan pengguna ke kurir tertentu.
Rekomendasi lain yang dimuat Katadata menyangkut pengawasan transparansi biaya penanganan di luar ongkir oleh KPPU, serta peninjauan praktik promosi gratis ongkir dan skema diskon besar oleh regulator.
Promo gratis ongkir bukan isu baru dalam regulasi pengiriman. Pembahasan sebelumnya mengenai aturan layanan pos komersial dan promo gratis ongkir dirangkum dalam artikel tentang Permenkomdigi 8/2025 dan gratis ongkir.
Kronologi perubahan kurir di Shopee
Kajian KPPU muncul lebih dari setahun setelah daftar kurir reguler Shopee berubah. Tabel berikut merangkum rangkaian peristiwa sampai kajian dilaporkan.
| Waktu | Peristiwa | Sumber |
|---|---|---|
| 28 Maret 2025 | Bisnis.com memberitakan pengumuman Shopee bahwa J&T Express Standard Eco tidak lagi terintegrasi mulai April 2025 dan layanan J&T difokuskan ke J&T Cargo | Bisnis.com, Bloomberg Technoz |
| 1 April 2025 | Opsi kurir reguler Shopee menjadi AnterAja Reguler, ID Express, JNE Reguler, Ninja Xpress, PosAja, SiCepat REG, dan SPX Express | Bloomberg Technoz |
| 23 sampai 24 Juli 2026 | Hasil kajian KPPU tentang pengaruh algoritma terhadap pilihan kurir dilaporkan | Fortune IDN, Katadata |
Latar belakang perubahan pada 2025 dibahas dalam artikel J&T Express tak lagi tersedia di Shopee mulai April 2025, sedangkan profil setiap kurir dalam daftar baru dirangkum di artikel kurir reguler Shopee mulai April 2025.
Tanggapan pihak terkait
Ketua KPPU Gopprera Panggabean, dalam siaran pers yang dikutip Katadata, menyatakan, “KPPU akan terus mengkoordinasikan implementasi komitmen ini secara ketat untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh pelaku usaha, besar maupun kecil.” Pernyataan tersebut merujuk pada komitmen perubahan perilaku yang dievaluasi dalam kajian.
Laporan Katadata yang menjadi rujukan tidak memuat tanggapan dari Shopee maupun SPX Express atas temuan kajian. Pandangan Asperindo dalam laporan yang sama disampaikan sebagai data asosiasi, bukan sebagai bagian dari kajian KPPU.
Apa artinya bagi penjual online?
Bagi penjual di marketplace, temuan ini menegaskan bahwa pilihan kurir pada pesanan marketplace umumnya mengikuti daftar dan pengaturan platform. Kurir yang ditampilkan dan urutan tampilannya ikut menentukan kurir mana yang akhirnya dipilih pembeli.
Pengaturan jasa kirim yang aktif untuk sebuah toko dapat dicek di Seller Center masing-masing platform. Untuk pesanan di luar marketplace, misalnya pesanan lewat media sosial atau situs toko sendiri, penjual menentukan kurir secara langsung dan dapat membandingkan tarif serta estimasi waktu sampai dari beberapa kurir. Profil singkat kurir yang tersedia di cek ongkir dirangkum di direktori kurir.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan penjual marketplace setelah kajian ini:
- Jasa kirim yang aktif di toko dan pilihan yang muncul di halaman checkout pembeli.
- Ketentuan biaya promo gratis ongkir yang diikuti toko, termasuk biaya di luar ongkir.
- Pengumuman resmi platform bila ada perubahan tampilan atau daftar kurir.
Apa artinya bagi pengiriman paket?
Temuan kajian berkaitan dengan sebaran volume paket antarkurir di salah satu marketplace besar. Bila pilihan kurir terkonsentrasi pada satu kurir, porsi paket yang ditangani kurir lain dari platform tersebut ikut mengecil.
Sumber yang dirujuk belum memuat langkah lanjutan Shopee atas rekomendasi KPPU. Perkembangan berikutnya, termasuk kemungkinan perubahan tampilan pilihan kurir, bergantung pada tindak lanjut KPPU dan platform.