Jawaban singkat: Cara membuat resi online tanpa ke gerai: daftar OngkirHub App (beta), isi data pengirim dan penerima, cek harga lalu pilih kurir dan layanan, tentukan pickup atau drop off, bayar dari saldo atau per resi, lalu cetak label. Nomor resi terbit setelah pesanan diproses, dan semuanya bisa dilakukan dari browser di laptop atau HP.
Antre di gerai ekspedisi untuk menulis alamat dan menunggu resi dicetak terasa wajar kalau kamu mengirim sebulan sekali. Begitu pesanan mulai datang setiap hari, waktu antre itu memakan jam kerja. Resi online memindahkan pekerjaan itu ke meja kamu sendiri: data diisi di rumah, label dicetak di rumah, dan paket tinggal dijemput atau diantar ke gerai.
Apa itu resi online?
Resi online adalah nomor resi pengiriman yang kamu buat sendiri lewat aplikasi sebelum paket diserahkan ke kurir. Nomor resi, yang juga dikenal sebagai AWB, dipakai untuk melacak paket dari saat diserahkan sampai diterima.
Bedanya dengan resi yang dibuat di gerai ada di tiga hal. Data pengirim dan penerima kamu isi sendiri, ongkos kirim (ongkir) dibayar lewat aplikasi sebelum paket berangkat, dan label pengiriman kamu cetak sendiri lalu tempel di paket. Petugas gerai atau kurir yang menjemput tinggal memindai label tersebut.
Apa yang perlu disiapkan sebelum membuat resi online?
Siapkan email aktif, paket yang sudah dikemas, data penerima yang lengkap, dan printer untuk label. Dengan semuanya sudah di meja, satu resi bisa selesai tanpa bolak-balik mencari data.
- Email aktif untuk menerima kode OTP saat mendaftar.
- Timbangan dan meteran. Berat dan ukuran diisi dari paket yang sudah dikemas, jadi timbang setelah selotip terakhir terpasang.
- Data penerima lengkap: nama, nomor HP aktif, alamat, kelurahan, dan kode pos. Minta pembeli mengirim data dengan urutan yang sama setiap kali memesan, supaya mudah disalin.
- Printer untuk label thermal 100 mm. Label dicetak dari browser, jadi pastikan printer sudah terpasang dan bisa dipilih di dialog cetak perangkatmu.
- Saldo atau metode bayar. Isi saldo lebih dulu, atau siapkan pembayaran kalau ingin bayar per resi.
Cara membuat resi online di OngkirHub App (beta)
Ada delapan langkah, dan setelah alamat tersimpan di buku alamat, pengiriman berikutnya jauh lebih cepat. Tampilan menu bisa berubah selama beta, jadi pakai Panduan Aplikasi sebagai rujukan tampilan terbaru.
- Daftar akun dengan email, lalu masukkan kode OTP yang dikirim ke email itu. OngkirHub App (beta) adalah web app, jadi cukup dibuka di browser laptop atau HP.
- Simpan alamat pengirim di buku alamat dan jadikan alamat pengirim utama, supaya tidak perlu diketik ulang setiap kali membuat resi.
- Isi data penerima: nama, nomor HP aktif, alamat lengkap, kelurahan, dan kode pos. Pelanggan yang sering memesan bisa dipilih langsung dari buku alamat.
- Masukkan berat dan ukuran paket setelah dikemas, bukan berat barangnya saja.
- Bandingkan harga dan estimasi waktu dari kurir yang muncul, lalu pilih layanan. Rincian biaya tampil sebelum kamu membayar, dan harga final terkunci saat kamu konfirmasi.
- Tentukan pickup dengan jadwal penjemputan atau drop off ke gerai, sesuai pilihan yang tersedia untuk layanan itu. Aktifkan asuransi bila barangnya bernilai; biayanya dihitung dari nilai barang dan terlihat sebelum konfirmasi.
- Bayar dari saldo, atau pakai bayar per resi tanpa isi saldo. Pada bayar per resi, resi diproses setelah pembayaran terkonfirmasi.
- Cetak label thermal 100 mm dari browser, tempel di sisi paket yang paling rata, lalu serahkan paket ke kurir yang menjemput atau bawa ke gerai.
Setelah nomor resi terbit, resi itu bisa dilacak di aplikasi dan di halaman cek resi OngkirHub. Saldo bisa diisi lewat QRIS, virtual account, e-wallet, atau transfer bank manual yang dikonfirmasi tim OngkirHub, mulai Rp10.000. Kalau kamu sedang menimbang apakah aplikasi ini cocok untuk tokomu, gambaran fiturnya ada di halaman kirim paket.
Kurir dan layanan apa yang bisa dipesan?
Per 11 September 2026, kurir dan layanan berikut bisa dipesan di OngkirHub App (beta). Kurir dan layanan yang muncul tergantung rute dan berat.
| Kurir | Layanan | Catatan |
|---|---|---|
| JNE | Reguler, YES, City to City, City to City YES, Trucking (JTR), City to City Trucking | Trucking untuk barang berat |
| J&T Express | EZ (Reguler) | Layanan lain hanya bila muncul saat cek harga |
| SiCepat | Reguler | Resi yang dibuat di OngkirHub bisa dilacak di cek resi |
| POS Indonesia | Pos Reguler | Resi yang dibuat di OngkirHub bisa dilacak di cek resi |
| Paxel | Sameday | Hanya rute yang dilayani, paket dijemput kurir |
| SPX Express | Standard | Bisa dipesan sejak 31 Agustus 2026 |
AnterAja bisa dibandingkan di cek ongkir dan dilacak di cek resi, tetapi tidak bisa dipesan di aplikasi. Cerita lengkap kehadiran SPX Express ada di kabar SPX Express di OngkirHub.
Pickup atau drop off?
Pilih pickup kalau paketmu banyak atau kamu tidak sempat keluar rumah. Pilih drop off kalau gerai kurir dekat dan kamu ingin menyerahkan paket di jam yang kamu tentukan sendiri.
Pilihan ini tergantung layanan, karena tidak semua layanan menyediakan keduanya. Paxel Sameday, misalnya, memakai penjemputan oleh kurir. Untuk pickup, pastikan paket sudah dikemas dan labelnya tertempel sebelum jadwal penjemputan, supaya kurir tidak menunggu.
Perbandingan untung rugi keduanya untuk ritme toko yang berbeda ada di pickup atau drop off paket.
Kalau pesanan datang setiap hari, buat ritme yang tetap. Tentukan jam potong, misalnya pukul 14.00 sebagai contoh, buat semua resi untuk pesanan yang masuk sebelum jam itu, lalu cetak semua labelnya sekaligus lewat cetak label massal. Paket untuk layanan yang sama bisa diserahkan bersamaan, baik saat kurir menjemput maupun saat kamu ke gerai.
Berapa biaya membuat resi online?
OngkirHub App (beta) tanpa biaya layanan. Kamu membayar ongkir kurir dan biaya payment gateway saat top-up atau saat bayar per resi, ditambah asuransi bila kamu memilihnya.
Biaya payment gateway selalu tampil sebelum kamu membayar, dan minimum top-up saldo adalah Rp10.000.
Contohnya begini. Misalnya ongkir sebuah paket Rp15.000 (angka contoh, bukan tarif resmi). Kalau kamu memakai bayar per resi, yang dibayar adalah Rp15.000 ditambah biaya payment gateway yang tampil di layar sebelum membayar. Kalau kamu memakai saldo, biaya payment gateway dibayar sekali saat top-up, lalu setiap resi memotong saldo sesuai rincian biayanya. Untuk toko yang mengirim setiap hari, saldo biasanya lebih praktis; untuk kiriman sesekali, bayar per resi menghindari saldo yang mengendap.
Harga di hasil cek ongkir adalah estimasi; begitu kamu konfirmasi resi, harga final terkunci. Tarif kurir bisa berubah sewaktu-waktu. Cek ulang di Seller Center atau kanal resmi kurir sebelum mengirim.
Kesalahan yang sering terjadi
Kesalahan saat membuat resi online biasanya baru terasa ketika paket sudah di tangan kurir. Tiga yang paling umum bisa dicegah sejak di meja packing.
- Berat diisi tanpa kemasan. Kardus, bubble wrap, dan selotip menambah berat dan ukuran. Timbang dan ukur paket setelah dikemas, karena kurir menghitung dari paket yang mereka terima.
- Alamat tanpa kelurahan dan kode pos. Tujuan dipilih sampai tingkat kelurahan, dan kode pos membantu memastikan pilihanmu benar. Alamat yang setengah lengkap membuat paket rawan tertahan.
- Skala cetak label bukan 100%. Pengaturan “sesuaikan dengan halaman” di dialog cetak bisa mengecilkan label sehingga kode QR sulit dipindai. Atur skala ke 100% dan ukuran kertas 100 mm, seperti dijelaskan di cara cetak label thermal 100 mm.
Kalau ternyata ada data yang salah setelah resi terbit, kamu bisa mengajukan pembatalan dari halaman detail pengiriman beserta alasannya. Pengajuan diproses tim OngkirHub bersama kurir, tidak terjadi seketika, dan saldo dikembalikan setelah pembatalan dikonfirmasi.
Intinya
- Resi online dibuat sendiri dari browser, lalu paket dijemput atau diantar ke gerai.
- Isi berat dan ukuran setelah paket dikemas, serta alamat lengkap sampai kelurahan dan kode pos.
- Bayar dari saldo mulai Rp10.000 atau per resi; biaya payment gateway tampil sebelum membayar.
- Cetak label 100 mm dengan skala 100% agar kode QR mudah dipindai.