Jawaban singkat: Untuk cetak label thermal 100 mm dari browser, pasang gulungan label 100 mm di printer thermal, buka label, lalu tekan Ctrl+P (Windows) atau Cmd+P (Mac). Pilih printer thermal sebagai tujuan, ukuran kertas sesuai gulungan, margin minimum, dan skala 100 persen, lalu matikan header dan footer. Cetak satu label uji sebelum mencetak sisanya.
Label tulisan tangan atau cetakan A4 yang digunting masih bisa dipakai untuk pesanan yang sedikit, tetapi begitu pesanan mencapai belasan per hari, printer thermal jauh lebih praktis. Masalahnya, mencetak dari browser ke printer thermal sering gagal di percobaan pertama: label terpotong, kode QR mengecil, atau satu label terbagi ke dua lembar. Panduan ini membahas pengaturan cetak label thermal 100 mm yang umum di laptop atau komputer, dengan contoh alur dari OngkirHub App (beta).
Apa itu label thermal 100 mm?
Label thermal adalah label pengiriman yang dicetak tanpa tinta di atas kertas peka panas. Kepala cetak printer memanaskan titik-titik kecil di kertas sehingga muncul tulisan dan kode berwarna hitam.
Angka 100 mm menunjukkan lebar label. Lebar ini cukup untuk memuat nama dan alamat lengkap, nomor resi, dan kode QR dengan huruf yang tetap terbaca. Tinggi label tergantung gulungan yang kamu beli.
Sejak 17 Desember 2025, resi yang dibuat lewat OngkirHub App (beta) bisa dicetak sebagai label thermal 100 mm dengan kode QR, langsung dari browser. Fitur lain di aplikasi itu dirangkum di pengumuman OngkirHub App beta. Untuk pesanan yang masih memakai label tulisan tangan, panduannya ada di cara membuat label pengiriman paket.
Apa yang perlu disiapkan?
Empat hal ini perlu siap sebelum mencetak label pertama. Tabel berikut merangkum fungsi dan hal yang perlu dicek.
| Perlengkapan | Fungsi | Yang perlu dicek |
|---|---|---|
| Printer thermal untuk label | Mencetak label tanpa tinta | Mendukung kertas selebar 100 mm |
| Gulungan label thermal 100 mm | Media cetak | Ukuran sesuai, sisi peka panas menghadap kepala cetak |
| Driver printer | Menghubungkan printer ke komputer | Terpasang, dan printer muncul di daftar tujuan cetak |
| Laptop atau komputer dengan browser | Membuka dan mencetak label | Browser sudah diperbarui |
Perhatikan jenis printernya. Printer struk kasir selebar 58 mm atau 80 mm tidak bisa mencetak label 100 mm dengan utuh, walaupun sama-sama memakai kertas thermal.
Simpan juga satu atau dua gulungan cadangan. Gulungan yang habis di tengah sesi packing memaksa kamu berhenti, dan menjelang libur akhir tahun toko perlengkapan kemasan bisa tutup lebih awal. Saat membeli, cocokkan lebar dan tinggi label dengan ukuran kertas yang sudah kamu atur di driver.
Cara cetak label thermal 100 mm dari browser
Langkah berikut berlaku untuk browser umum di Windows dan Mac. Nama menu bisa sedikit berbeda per browser dan sistem operasi.
- Pasang gulungan label 100 mm, rapikan pemandu kertas, lalu nyalakan printer.
- Buka detail pengiriman resi yang sudah dibuat di OngkirHub App (beta), lalu pilih opsi untuk mencetak label.
- Tekan Ctrl+P di Windows atau Cmd+P di Mac bila dialog cetak belum terbuka, lalu pilih printer thermal sebagai tujuan.
- Pilih ukuran kertas yang sesuai gulungan. Bila belum ada di daftar, buat ukuran khusus di pengaturan driver dengan lebar 100 mm.
- Atur margin ke tanpa margin atau minimum, dan skala ke 100 persen atau default, bukan menyesuaikan halaman.
- Matikan header dan footer agar tanggal dan alamat halaman tidak ikut tercetak, lalu nyalakan grafik latar belakang bila kode QR tampak pucat di pratinjau.
- Cetak satu label uji, periksa teks dan kode QR, lalu lanjutkan ke label berikutnya.
Pengaturan ini biasanya cukup dilakukan sekali, karena browser umumnya mengingat printer dan ukuran kertas terakhir yang dipakai. Penjelasan langkah di dalam aplikasi juga tersedia di Panduan Aplikasi.
Apa masalah umum label thermal dan bagaimana solusinya?
Hampir semua masalah cetak berasal dari tiga hal: pengaturan kertas, kondisi printer, atau kondisi gulungan. Tabel berikut merangkum yang paling sering muncul.
| Masalah | Penyebab umum | Solusi |
|---|---|---|
| Label terpotong di tepi | Ukuran kertas tidak sesuai atau skala menyesuaikan halaman | Pilih ukuran kertas sesuai gulungan, skala 100 persen, margin minimum |
| Satu label tercetak di dua lembar | Tinggi kertas di pengaturan lebih kecil dari label | Samakan tinggi kertas di driver dengan tinggi label di gulungan |
| Kode QR buram atau pucat | Tingkat kegelapan rendah, kepala cetak kotor, atau gulungan kurang baik | Naikkan kegelapan cetak di driver, bersihkan kepala cetak sesuai manual, coba gulungan lain; jangan memperbesar skala |
| Label keluar kosong | Gulungan terpasang terbalik | Balik gulungan agar sisi peka panas menghadap kepala cetak |
| Cetakan miring | Pemandu kertas longgar | Rapikan pemandu kertas dan pasang ulang gulungan |
| Kertas melengkung atau menggelap | Gulungan disimpan di tempat panas atau lembap | Simpan di tempat kering dan sejuk, jauh dari sinar matahari |
Kepala cetak yang kotor adalah penyebab cetakan pucat yang sering terlewat. Debu kertas dan sisa perekat label menempel sedikit demi sedikit, apalagi bila printer dipakai setiap hari. Matikan printer dan biarkan kepala cetak dingin, lalu bersihkan dengan cara yang dianjurkan di manual printer. Biasakan membersihkannya setiap kali mengganti beberapa gulungan, bukan menunggu hasil cetak sudah buram.
Cara menempel label agar terbaca kurir
Tempel label di sisi paket yang paling lebar dan rata, bukan di sambungan atau sudut kardus.
- Pastikan seluruh label menempel rata tanpa lipatan, terutama di bagian kode QR.
- Jangan menutup kode QR dengan lakban. Kalau isi paket perlu tahan air, lapisi isinya dengan plastik di dalam kardus.
- Jauhkan paket berlabel dari sumber panas langsung, karena kertas peka panas bisa menghitam.
- Lepas atau tutup label lama saat memakai ulang kardus, supaya hanya ada satu label dan satu kode di paket.
Permenkomdigi Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial menyebut kode QR sebagai teknologi yang disediakan penyelenggara pos pada resi pengiriman, berisi antara lain data pengirim, penerima, informasi kiriman, dan tarif. Apa pun isinya, kode yang tertutup lakban, terlipat, atau tergores sulit dibaca.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencetak di A4 lalu menggunting tanpa mengatur skala. Ukuran label dan kode QR bisa berubah, dan sebagian bisa terpotong saat digunting.
- Membiarkan skala menyesuaikan halaman. Label jadi mengecil atau melebar sehingga huruf dan kode QR tidak proporsional.
- Mencetak banyak label tanpa uji. Satu kesalahan pengaturan bisa menghabiskan belasan lembar label.
- Memakai printer struk. Lebar 58 mm atau 80 mm tidak cukup untuk label 100 mm.
- Menumpuk label tercetak sebelum ditempel. Label yang ditumpuk mudah tertempel di paket yang salah. Tempel setiap label begitu tercetak, dan baca kembali risikonya di panduan paket tertukar atau salah kirim.