Jawaban singkat: Kementerian Perdagangan memulai Road to Harbolnas 2026 pada 27 Agustus 2026 di Jakarta. Menurut Fortune IDN, Harbolnas 2026 dijadwalkan 10 sampai 16 Desember 2026 dengan target transaksi naik 5 sampai 10 persen dari Rp36,4 triliun pada 2025. Cakupannya diperluas ke layanan jasa, online travel agent, ride-hailing, dan social commerce.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka rangkaian Road to Harbolnas 2026 pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Menteri Perdagangan Budi Santoso hadir memberikan sambutan. Road to Harbolnas adalah rangkaian kegiatan menjelang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), kampanye belanja daring tahunan yang selama ini identik dengan tanggal 12 Desember. Tahun ini, peserta kampanye tidak lagi terbatas pada penjual barang, menurut laporan Fortune IDN tanggal 27 Agustus 2026.
Kapan Road to Harbolnas 2026 digelar?
Harbolnas 2026 dijadwalkan berlangsung 10 sampai 16 Desember 2026, menurut laporan Fortune IDN tentang pembukaan Road to Harbolnas. Rentang tujuh hari itu dimulai pada Kamis, 10 Desember, dan berakhir pada Rabu, 16 Desember 2026. Tanggal 12 Desember, yang populer disebut 12.12, berada di tengah rentang tersebut dan jatuh pada hari Sabtu.
Pola tujuh hari ini sama dengan dua tahun sebelumnya. Harbolnas 2024 berlangsung 10 sampai 16 Desember 2024, dan Harbolnas 2025 berlangsung pada tanggal yang sama di tahun 2025, menurut laporan Fortune IDN pada masing-masing periode.
Berapa target transaksi Harbolnas 2026?
Target transaksi Harbolnas 2026 adalah kenaikan 5 sampai 10 persen dibanding capaian 2025. “Kami harap nilai transaksi pada Harbolnas 2026 dapat meningkat 5-10 persen dibandingkan capaian Harbolnas tahun lalu,” kata Budi Santoso seperti dikutip Fortune IDN.
Dengan capaian 2025 sebesar Rp36,4 triliun, Fortune IDN memperkirakan nilai transaksi sekitar Rp38,22 triliun bila naik 5 persen dan sekitar Rp40,04 triliun bila naik 10 persen.
Kisaran kenaikan 5 sampai 10 persen tersebut lebih rendah dari pertumbuhan 17 persen yang dicatat Harbolnas 2025. Target 2026 juga ditetapkan bersamaan dengan perluasan cakupan kampanye dari belanja barang ke produk dan layanan jasa, sehingga angka 2026 nantinya mencakup kelompok peserta yang lebih luas daripada 2025.
Siapa saja yang bisa ikut Harbolnas 2026?
Cakupan Harbolnas 2026 diperluas dari belanja barang ke produk dan layanan jasa. Menurut Fortune IDN, platform yang terlibat mencakup online travel agent (OTA), layanan ride-hailing, social commerce, dan platform digital lainnya.
Bagi pelaku usaha yang berjualan lewat media sosial, perluasan ini berarti social commerce disebut secara eksplisit sebagai bagian dari kampanye nasional yang sebelumnya lebih identik dengan marketplace.
Perluasan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Menurut Fortune IDN tanggal 11 Juni 2026, aturan itu ditandatangani Menteri Perdagangan pada Senin, 8 Juni 2026, dan social commerce termasuk yang diatur di dalamnya. Ringkasan poin-poin aturan tersebut tersedia di artikel Permendag 19/2026 untuk penjual.
Bagaimana hasil Harbolnas 2025?
Harbolnas 2025 membukukan transaksi Rp36,4 triliun, tumbuh 17 persen dari tahun sebelumnya, menurut laporan Fortune IDN tanggal 5 Januari 2026. Menurut laporan yang sama, capaian itu melampaui target yang ditetapkan untuk tahun tersebut. Setahun sebelumnya, menurut Fortune IDN tanggal 30 Desember 2024, Harbolnas 2024 mencatat Rp31,2 triliun, di bawah target sekitar Rp40 triliun yang dipasang saat itu. Detail capaian itu dibahas di artikel transaksi Harbolnas 2025.
Tabel berikut merangkum nilai transaksi tiga periode terakhir berdasarkan laporan Fortune IDN.
| Periode | Tanggal | Nilai transaksi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Harbolnas 2024 | 10-16 Desember 2024 | Rp31,2 triliun | Di bawah target sekitar Rp40 triliun |
| Harbolnas 2025 | 10-16 Desember 2025 | Rp36,4 triliun | Tumbuh 17 persen, melampaui target |
| Harbolnas 2026 | 10-16 Desember 2026 | Perkiraan sekitar Rp38,22 triliun sampai Rp40,04 triliun | Target naik 5-10 persen dari 2025 |
Apa yang belum diumumkan?
Sejumlah rincian belum tercantum dalam laporan pembukaan Road to Harbolnas per 27 Agustus 2026. Rincian tersebut antara lain:
- daftar dan jumlah platform peserta, termasuk dari kelompok jasa, OTA, ride-hailing, dan social commerce;
- mekanisme pendaftaran bagi pelaku usaha yang ingin ikut;
- rincian target transaksi per kategori atau per jenis platform;
- rangkaian kegiatan Road to Harbolnas sampai Desember.
Untuk informasi lanjutan, pelaku usaha dapat memantau kanal resmi Kementerian Perdagangan dan pengumuman di Seller Center platform yang dipakai.
Apa artinya bagi pengiriman paket?
Laporan pembukaan Road to Harbolnas tidak membahas logistik atau jadwal kurir. Namun pesanan pada periode kampanye belanja biasanya naik, sehingga persiapan pengiriman umumnya dimulai beberapa pekan sebelumnya, dari stok kemasan sampai pembagian tugas di tim. Penjual yang menerima pesanan lewat chat dan media sosial umumnya mengatur pengiriman sendiri, sehingga pemilihan kurir dan jadwal penyerahan paket menjadi urusan penjual.
Jadwal operasional kurir dan marketplace untuk periode ramai biasanya baru diumumkan mendekati hari H. Sebagai pembanding, jadwal libur kurir dan marketplace untuk Lebaran 2026 baru dilaporkan Katadata pada 17 Maret 2026, beberapa hari sebelum hari raya. Penjual dapat memantau kanal resmi kurir dan Seller Center menjelang Desember, serta meninjau ulang SOP pengiriman harian dan checklist persiapan Harbolnas dari tahun lalu.