Jawaban singkat: Pembulatan berat ongkir terjadi karena kurir umumnya menghitung tarif per kilogram dan membulatkan berat ke atas dengan aturan masing-masing. Akibatnya paket 1,1 kg bisa ditagih seperti 2 kg. Timbang paket lengkap dengan kemasannya, bandingkan dengan berat volumetrik, dan cek ketentuan resmi kurir yang kamu pakai.
Misalnya produkmu 950 gram, tapi setelah masuk kardus dan dibungkus bubble wrap, timbangan menunjukkan 1,1 kg. Pada kurir yang membulatkan ke atas, ongkos kirim (ongkir) di nota bisa jadi tarif 2 kg. Situasi ini bisa membuat penjual merasa “kena”, padahal penyebabnya adalah cara kurir membulatkan berat. Artikel ini menjelaskan cara kerjanya dan apa yang bisa kamu atur dari meja packing.
Bagaimana pembulatan berat ongkir bekerja?
Kurir umumnya menetapkan tarif per kilogram, lalu membulatkan berat paket ke atas sebelum dikalikan tarif. Aturan persisnya, termasuk ada atau tidaknya toleransi, berbeda per kurir dan per layanan.
Urutannya biasanya begini. Pertama, kurir menimbang paket utuh dan mengukur dimensinya. Kedua, kurir mengambil angka yang lebih besar antara berat timbang dan berat volumetrik. Ketiga, angka itu dibulatkan menurut aturan layanan, lalu dikalikan tarif per kilogram untuk rute tersebut.
Karena aturannya tidak seragam, jangan mengandalkan kebiasaan dari satu kurir untuk kurir lain. Cek ketentuan resmi kurir, terutama untuk produk yang beratnya mepet di sekitar angka bulat.
Contoh hitungan pembulatan berat
Dua aturan di bawah ini adalah contoh hipotetis untuk menunjukkan efeknya, bukan aturan kurir mana pun. Tarifnya juga contoh, Rp10.000 per kilogram, bukan tarif resmi.
- Aturan A: setiap kelebihan dari kilogram penuh dibulatkan ke atas.
- Aturan B: kelebihan sampai 0,3 kg dibulatkan ke bawah, di atas itu dibulatkan ke atas.
| Berat paket | Dihitung (Aturan A) | Ongkir A | Dihitung (Aturan B) | Ongkir B |
|---|---|---|---|---|
| 1,05 kg | 2 kg | Rp20.000 | 1 kg | Rp10.000 |
| 1,3 kg | 2 kg | Rp20.000 | 1 kg | Rp10.000 |
| 2,1 kg | 3 kg | Rp30.000 | 2 kg | Rp20.000 |
Selisih 50 gram pada paket 1,05 kg bisa menggandakan ongkir di aturan A. Di aturan B, paket yang sama aman. Itulah kenapa dua kurir bisa memberi hasil yang terasa jauh berbeda untuk paket yang sama, bahkan sebelum tarif per kilogramnya dibandingkan.
Dampaknya paling terasa saat kamu menanggung sebagian ongkir pembeli. Misalnya kamu memberi subsidi ongkir setara 1 kg, tetapi paketmu ternyata dihitung 2 kg. Dengan tarif contoh di atas, ada tambahan Rp10.000 per pesanan yang tidak masuk hitunganmu. Kalau sebulan ada 100 pesanan produk itu, selisihnya Rp1.000.000. Angka ini hanya contoh, tetapi polanya nyata: selisih gram kecil yang berulang bisa menggerus margin bulanan.
Cara menjaga paket di bawah batas kilogram
Kuncinya adalah mengetahui berat paket final sebelum pesanan pertama dikirim, bukan setelah nota keluar. Ikuti langkah berikut untuk setiap produk yang beratnya mendekati angka bulat.
- Timbang produk bersama kemasan lengkapnya, termasuk kardus, plastik, bubble wrap, dan lakban.
- Catat berat kemasan kosong supaya kamu tahu berapa gram yang “dimakan” bahan kemas.
- Ganti bahan pengisi yang berat, misalnya potongan kardus berlapis atau koran tebal, dengan bubble wrap atau kertas remas tipis.
- Pilih kardus yang pas. Kardus kebesaran menambah berat sekaligus memperbesar berat volumetrik.
- Uji satu paket contoh di timbangan sebelum menulis berat di pesanan atau di halaman produk.
- Bandingkan ongkir di dua titik berat, misalnya 1 kg dan 2 kg, memakai pilihan berat cepat di cek ongkir OngkirHub untuk rute yang sama.
- Perbarui berat di katalog bila kemasan berubah, agar ongkir yang dibayar pembeli sesuai.
Pakai timbangan digital yang menampilkan gram, bukan timbangan jarum. Sesekali cek akurasinya dengan benda yang beratnya sudah diketahui, misalnya sebungkus gula 1 kg yang masih tersegel. Timbangan yang meleset beberapa puluh gram bisa membuatmu yakin paket aman padahal sudah melewati batas.
Untuk langkah terakhir, panduan cara mencantumkan berat produk di toko online membahas cara menulis berat yang sudah termasuk kemasan.
Apa hubungannya dengan berat volumetrik?
Pembulatan berlaku pada berat yang dipakai kurir, dan berat itu bisa saja berat volumetrik. Berat volumetrik adalah berat yang dihitung dari ukuran paket, bukan dari timbangan.
Umumnya rumusnya panjang x lebar x tinggi dalam sentimeter dibagi 6.000. Contoh hipotetis: kotak 30 x 20 x 15 cm menghasilkan 9.000 cm3, dibagi 6.000 sama dengan 1,5 kg. Kalau berat timbangnya hanya 0,9 kg, yang dipakai adalah 1,5 kg. Dengan aturan A di atas, angka itu lalu dibulatkan menjadi 2 kg.
Artinya, mengurangi bubble wrap saja tidak cukup kalau kardusnya terlalu besar. Penjelasan lengkap rumusnya ada di panduan cara menghitung berat volumetrik paket. Pembaginya bisa berbeda per layanan, jadi tetap cek ketentuan resmi kurir.
Kapan memecah pesanan jadi dua paket masuk akal?
Memecah pesanan masuk akal kalau satu paket gabungan melewati batas kilogram dengan selisih kecil, dan dua paket terpisah masing-masing tetap di bawah batas. Hitung dulu totalnya, jangan menebak.
Contoh hipotetis dengan aturan A dan tarif contoh Rp10.000 per kilogram: dua paket masing-masing 1 kg dikenai 2 x Rp10.000 = Rp20.000. Satu paket gabungan 2,1 kg dibulatkan menjadi 3 kg, yaitu Rp30.000. Di contoh ini, memecah paket lebih hemat.
Namun ada biaya yang tidak terlihat di nota. Dua paket butuh dua set kemasan, dua resi yang harus dipantau, dan pembeli bisa menerima barangnya di hari berbeda. Tarif per kilogram tiap kurir juga berbeda, jadi bandingkan total satu paket dan dua paket untuk rute yang sama sebelum memutuskan.
Kalau pesanan gabungan beratnya sudah belasan kilogram, pertanyaannya bergeser dari memecah paket menjadi memilih layanan reguler atau kargo. Cara menghitung ambang beratnya dibahas di artikel ekspedisi kargo atau reguler.
Intinya
- Kurir umumnya membulatkan berat ke atas, dengan aturan yang berbeda per kurir dan layanan.
- Timbang paket final lengkap dengan kemasan sebelum menulis berat di katalog.
- Berat yang dibulatkan bisa berupa berat volumetrik, jadi pilih kardus yang pas.
- Bandingkan total ongkir satu paket dan dua paket sebelum memecah pesanan.