Jawaban singkat: Untuk kirim furnitur lewat ekspedisi, bongkar dulu bagian yang bisa dilepas, bungkus sudut dan permukaan dengan pelindung, lalu kemas per bagian dengan penanda yang jelas. Setelah itu hitung berat volumetrik, karena furnitur makan tempat, dan bandingkan layanan reguler dengan trucking untuk ukuran dan rute yang sama sebelum memilih.

Meja, kursi, dan rak jarang rusak karena jatuh. Kerusakan justru sering datang dari sudut yang tergesek di bak truk, kaki kursi yang patah karena menahan tumpukan, atau kantong baut yang hilang di perjalanan. Panduan ini untuk penjual furnitur kayu, rotan, dan rak knock down yang mulai melayani pembeli di luar kota.

Furnitur apa yang cocok dikirim lewat ekspedisi?

Hampir semua furnitur bisa dikirim lewat ekspedisi, asal ukurannya masuk batas layanan dan kemasannya kuat. Yang paling mudah adalah furnitur knock down, yaitu furnitur bongkar pasang yang bisa dipecah menjadi papan pipih.

Tabel berikut merangkum tiga jenis furnitur yang umum dikirim penjual dan risikonya masing-masing.

Jenis furnitur Karakter saat dikirim Yang perlu diperhatikan
Knock down (rak buku, meja belajar, lemari partisi) Bisa dibongkar jadi papan pipih yang ringkas Baut, dowel, dan engsel mudah tercecer
Rotan (kursi teras, meja kecil, keranjang) Ringan, tetapi bervolume besar Anyaman mudah penyok bila tertindih
Kayu solid (meja makan, bufet, kursi jati) Berat, sudutnya keras, permukaannya mudah tergores Untuk rute jauh sering perlu rangka atau packing kayu

Batas ukuran dan berat berbeda di tiap layanan, jadi cek ketentuan resmi kurir sebelum menerima pesanan barang yang panjangnya melewati satu meter. Untuk kayu solid bernilai tinggi, pertimbangkan packing kayu. Kapan itu benar-benar perlu sudah kami jelaskan di panduan packing kayu. Biaya packing kayu umumnya dikenakan terpisah di gerai kurir. Cek ulang di Seller Center atau kanal resmi kurir sebelum mengirim.

Bagaimana cara kirim furnitur lewat ekspedisi tanpa lecet?

Packing furnitur yang aman dimulai sebelum ada kardus: bongkar, foto, beri tanda, baru bungkus. Urutan ini membuat paket lebih ringkas sekaligus memudahkan pembeli merakit ulang.

  1. Bongkar bagian yang bisa dilepas, seperti kaki meja, sandaran kursi, papan rak, dan pintu lemari. Kaki yang menonjol mudah patah, jadi jangan dibiarkan terpasang.
  2. Foto setiap tahap pembongkaran. Foto ini menjadi panduan rakit untuk pembeli sekaligus bukti kondisi barang sebelum dikirim.
  3. Kumpulkan baut, mur, dan dowel dalam kantong plastik klip, tulis isinya, lalu lakban kantong itu ke bagian terbesar. Jangan dimasukkan ke kardus lain.
  4. Lindungi setiap sudut dengan pelindung sudut dari karton atau busa, lalu bungkus permukaan dengan bubble wrap atau kain bekas sebelum diberi plastik wrap.
  5. Kemas per bagian dengan kardus tebal atau lembaran karton, dan isi rongga dengan potongan kardus atau kertas remas supaya tidak ada yang bergeser.
  6. Tandai setiap koli dengan nomor urut seperti “1 dari 3”, nama barang, dan arah atas. Tulis nama pembeli yang sama di semua koli.
  7. Ukur dan timbang setiap koli setelah dikemas, lalu catat panjang, lebar, tinggi, dan beratnya sebelum mengecek ongkir.

Kalau satu pesanan terdiri dari beberapa koli, tanyakan ke kurir apakah semuanya bisa masuk satu resi atau perlu resi terpisah. Kabari pembeli jumlah kolinya, supaya mereka tahu harus menunggu berapa paket.

Contoh hitungan berat volumetrik furnitur

Berat volumetrik adalah berat yang dihitung dari ukuran paket, bukan dari timbangan. Banyak kurir umumnya menghitungnya dari panjang x lebar x tinggi (cm) dibagi 6.000, lalu menagih angka yang lebih besar antara berat timbang dan berat volumetrik.

Tabel berikut adalah contoh hitungan dengan pembagi 6.000 sebagai asumsi, bukan ketentuan resmi kurir mana pun.

Contoh barang dikemas Ukuran (cm) Berat timbang Berat volumetrik Berat ditagih (contoh)
Rak buku knock down 120 x 40 x 15 9 kg 12 kg 12 kg
Meja lipat 100 x 60 x 10 8 kg 10 kg 10 kg
Kursi rotan utuh 70 x 70 x 80 6 kg 65,33 kg 66 kg
Kursi rotan yang sama, dibongkar 70 x 70 x 30 6 kg 24,5 kg 25 kg

Perhatikan dua baris terakhir. Dalam contoh ini, melepas sandaran dan kaki menurunkan tinggi kemasan dari 80 ke 30 cm, dan berat tertagih turun dari 66 kg ke 25 kg. Berat kursinya sendiri tetap 6 kg.

Aturan pembulatan berbeda per kurir, dan layanan trucking bisa memakai pembagi yang berbeda dari layanan reguler. Contoh ini memakai 6.000 hanya sebagai asumsi hitung, jadi cek pembagi layanan yang kamu pilih. Langkah hitungnya lebih rinci ada di cara menghitung berat volumetrik.

Reguler atau trucking untuk kirim furnitur?

Untuk furnitur kecil yang ringan, seperti kursi lipat atau rak dinding, layanan reguler biasanya cukup. Untuk barang yang berat tertagihnya sudah puluhan kilogram, layanan trucking sering lebih masuk akal, dengan konsekuensi waktu sampai yang lebih panjang.

JNE Trucking (JTR) umumnya dipakai untuk barang berat dengan berat minimum sekitar 10 kg, dan diangkut dengan truk lewat darat dan laut. Karena itu estimasi waktunya umumnya lebih panjang dari layanan reguler. Batas berat atas dan batas ukurannya perlu dicek di ketentuan resmi JNE. Penjelasan lengkap layanan ini ada di panduan JNE Trucking (JTR).

Cara paling sederhana untuk memilih adalah membandingkan keduanya untuk rute dan berat yang sama. Masukkan berat tertagih hasil hitunganmu di cek ongkir OngkirHub, urutkan dari harga terendah, lalu lihat ETD tiap layanan. Harga yang tampil adalah estimasi, dan kurir serta layanan yang muncul tergantung rute dan berat.

Kalau sudah memilih, JNE Trucking (JTR) dan City to City Trucking juga bisa dipesan di OngkirHub App (beta). Pilihan pickup atau drop off tergantung layanan, jadi lihat opsi yang muncul sebelum menjanjikan jadwal ke pembeli. Untuk furnitur bernilai tinggi, asuransi pengiriman bisa diaktifkan saat membuat resi; biayanya dihitung dari nilai barang dan terlihat sebelum konfirmasi.

Pertimbangan umum antara kargo dan reguler, di luar urusan furnitur, sudah dibahas di ekspedisi kargo atau reguler.

Kesalahan yang sering terjadi

Banyak masalah furnitur rusak atau ongkir membengkak berawal dari hal kecil di meja packing. Berikut kesalahan yang umum terjadi.

  • Furnitur dikirim utuh padahal bisa dibongkar. Berat volumetrik membengkak, dan bagian yang menonjol lebih mudah patah.
  • Sudut dibiarkan terbuka. Sudut adalah titik yang pertama kena benturan saat paket dipindahkan atau ditumpuk.
  • Baut dikirim terpisah tanpa label. Pembeli menerima papan lengkap tetapi tidak bisa merakitnya, dan kamu harus mengirim ulang kantong kecil dengan ongkir sendiri.
  • Berat dan ukuran dicatat sebelum dikemas. Kardus, busa, dan rangka menambah ukuran dan berat, sehingga tagihan akhir bisa jauh dari estimasi awal.
  • Plastik wrap langsung menempel di kayu. Lapisi dulu dengan kertas atau kain, supaya permukaan yang baru dipernis tidak berbekas.
  • Pembeli tidak diberi tahu jumlah koli. Satu koli datang lebih dulu, lalu pembeli mengira pesanannya kurang.

Intinya

  • Bongkar furnitur sebelum dikemas, dan simpan baut di kantong berlabel yang menempel di bagian terbesar.
  • Lindungi sudut dan permukaan dulu, baru bungkus dengan plastik wrap.
  • Hitung berat volumetrik dari ukuran setelah dikemas; furnitur yang dibongkar bisa jauh lebih hemat.
  • Bandingkan layanan reguler dan trucking untuk rute dan berat yang sama sebelum memilih, dan cek ketentuan resmi kurir.