Jawaban singkat: Untuk membagikan resi ke pembeli, lacak dulu nomor resi J&T Express atau AnterAja di cek resi OngkirHub, lalu tekan tombol bagikan atau salin link hasil lacak. Kirim link itu ke pembeli bersama nomor resinya lewat chat. Link berlaku 3 hari dan tidak diindeks mesin pencari, jadi setelah itu pembeli cukup memakai nomor resi.
Menjelang Lebaran, pertanyaan “paketnya sudah sampai mana?” bisa datang puluhan kali sehari, dan setiap jawaban berarti membuka halaman pelacakan lalu mengetik ulang statusnya. Sejak 17 Maret 2025, hasil cek resi OngkirHub bisa dibagikan lewat link, seperti tercatat di halaman Changelog. Pembeli cukup membuka link itu untuk melihat hasil lacak tanpa menunggu balasanmu.
Kenapa perlu membagikan status resi ke pembeli?
Membagikan status resi memindahkan pertanyaan “sudah sampai mana?” dari chat ke halaman pelacakan. Nomor resi, yang juga disebut AWB, adalah kode unik dari kurir untuk melacak satu paket. Begitu pembeli memegang nomor resi atau link hasil lacak, mereka bisa memeriksa sendiri kapan saja.
Ada beberapa manfaat yang langsung terasa:
- Chat berulang berkurang. Kamu tidak perlu menyalin status satu per satu saat pesanan sedang ramai.
- Pembeli melihat data kurir, bukan hanya kata penjual. Ini membantu membangun kepercayaan, terutama untuk pembeli baru.
- Ada bukti paket sudah diserahkan. Status pertama dari kurir menunjukkan paket sudah masuk ke sistem pengiriman.
- Cocok untuk penjual media sosial. Pesanan dari Instagram atau WhatsApp tidak punya halaman pelacakan otomatis seperti di marketplace.
Cara bagikan resi ke pembeli lewat link
Langkah berikut berlaku untuk resi J&T Express dan AnterAja.
- Salin nomor resi dari pesan kurir, struk gerai, atau halaman pesanan.
- Buka cek resi OngkirHub, pilih J&T Express atau AnterAja, lalu tempel nomor resinya.
- Lacak paket dan baca status terakhirnya untuk memastikan resi sudah terbaca.
- Tekan tombol bagikan, atau salin link hasil lacak. Bila hanya perlu nomornya, pakai tombol salin nomor resi.
- Tempel link dan nomor resi ke chat pembeli, lengkap dengan nama kurirnya.
Cek resi OngkirHub gratis dan bisa dipakai tanpa daftar. Status yang tampil berasal dari data kurir yang diperbarui berkala, jadi bisa ada jeda antara pemindaian di gudang dan perubahan status di layar.
Kalau resi belum terbaca di langkah 3, biasanya paket belum dipindai kurir. Penyebab lain dan cara mengatasinya dibahas di cara cek resi paket. Tunggu beberapa jam sebelum membagikan link, supaya pembeli tidak membuka halaman yang masih kosong.
Berapa lama link hasil lacak berlaku?
Link hasil lacak berlaku 3 hari. Link itu juga tidak diindeks mesin pencari, artinya umumnya tidak muncul di hasil pencarian Google.
Setelah 3 hari, pembeli tetap bisa memantau paket memakai nomor resi. Karena itu, kirim link dan nomor resi sekaligus sejak awal. Tabel berikut membandingkan tiga cara yang umum dipakai penjual untuk mengabarkan status paket.
| Cara | Kelebihan | Catatan |
|---|---|---|
| Link hasil lacak | Pembeli cukup mengetuk satu link | Berlaku 3 hari |
| Nomor resi | Bisa dipakai kapan saja di kanal pelacakan | Pembeli perlu tahu nama kurirnya |
| Tangkapan layar status | Cepat dikirim | Tidak ikut berubah dan bisa memuat data pribadi |
Soal privasi, kirim link hanya ke pembeli yang memesan paket itu lewat chat pribadi. Hindari mengunggah tangkapan layar status yang memuat nama atau alamat ke status dan story media sosial. Kalau ingin memamerkan pesanan yang sudah terkirim, tutup dulu nomor resi dan alamat penerima.
Kapan sebaiknya link hasil lacak dikirim?
Kirim link sekali, pada hari yang sama saat resi sudah terbaca di sistem kurir. Setelah itu, kabari ulang hanya bila ada perubahan yang penting bagi pembeli.
- Hari pengiriman, setelah resi terbaca. Biasanya beberapa jam setelah paket diserahkan di gerai atau dijemput kurir.
- Saat status lama tidak berubah. Lacak ulang, lalu kirim kabar singkat beserta link baru bila link lama sudah lewat 3 hari.
- Sebelum toko libur Lebaran. Kirim link dan nomor resi untuk pesanan yang masih dalam perjalanan, supaya pembeli bisa memantau sendiri selama kamu tidak membalas chat.
Kalau pesanan sedang banyak, kerjakan dalam satu sesi di akhir hari. Catat nomor resi, nama pembeli, dan kurir di satu daftar, lacak satu per satu, lalu salin link ke chat masing-masing. Cara ini lebih cepat daripada menjawab pertanyaan posisi paket satu per satu sepanjang hari.
Template pesan untuk pembeli
Dua template di bawah fokus pada link hasil lacak dan bisa disesuaikan dengan gaya bahasa tokomu. Nomor resi di contoh ini fiktif.
Saat paket baru dikirim:
“Halo Kak [nama pembeli], pesanan Kakak sudah kami kirim hari ini lewat J&T Express. Nomor resi: 123456789 (contoh). Status paket bisa dilihat di link ini: [tempel link hasil lacak]. Link berlaku 3 hari, setelah itu Kakak bisa melacak dengan nomor resi di atas.”
Saat pembeli bertanya lagi atau link lama sudah lewat 3 hari:
“Halo Kak, menurut data kurir paketnya sekarang berstatus [status terakhir]. Ini link hasil lacak yang baru supaya Kakak bisa cek sendiri: [tempel link hasil lacak]. Estimasi dari kurir [jumlah hari], dan menjelang Lebaran waktu sampai bisa sedikit lebih lama.”
Kalimat siap pakai untuk pertanyaan ongkos kirim (ongkir) dan pilihan kurir ada di cara menjawab pertanyaan ongkir di chat.
Bagaimana dengan resi kurir lain?
Per 18 Maret 2025, cek resi OngkirHub mendukung J&T Express dan AnterAja, termasuk resi yang dibuat dari platform atau toko mana pun. Untuk resi JNE, SiCepat, POS Indonesia, Paxel, dan kurir lain, link hasil lacak tidak bisa dibuat dari cek resi OngkirHub.
Untuk resi seperti itu, kirim nomor resi beserta nama kurirnya, lalu arahkan pembeli ke kanal pelacakan resmi kurir tersebut, misalnya situs atau aplikasi resminya. Untuk pesanan dari marketplace, pembeli umumnya bisa melacak langsung dari halaman pesanan di aplikasi marketplace.
Kesalahan yang sering terjadi
- Membagikan link sebelum resi terbaca. Pembeli membuka halaman tanpa status dan malah bertanya lagi.
- Hanya mengirim link tanpa nomor resi. Setelah 3 hari pembeli tidak punya cara lain untuk melacak.
- Lupa menyebut nama kurir. Nomor resi tanpa nama kurir menyulitkan pembeli yang ingin melacak sendiri.
- Menjanjikan tanggal tiba. Sebutkan estimasi dari kurir, bukan tanggal pasti, terutama menjelang Lebaran.
Intinya
- Lacak resi J&T Express atau AnterAja di cek resi, lalu bagikan link hasil lacaknya ke pembeli.
- Link berlaku 3 hari dan tidak diindeks mesin pencari, jadi selalu sertakan nomor resi dan nama kurir.
- Kirim link setelah resi terbaca, dan kabari ulang hanya saat ada perubahan penting.
- Untuk kurir lain, arahkan pembeli ke kanal pelacakan resmi kurir tersebut.