Jawaban singkat: Sejak 3 Maret 2026, OngkirHub App (beta) punya opsi bayar per resi: kamu membayar satu pengiriman langsung saat checkout tanpa top-up saldo lebih dulu. Biaya payment gateway tampil sebelum kamu membayar, dan resi diproses setelah pembayaran terkonfirmasi. Selama beta tidak ada biaya layanan, jadi yang kamu bayar adalah ongkos kirim (ongkir) kurir dan biaya payment gateway.

Sebelumnya, setiap resi di OngkirHub App (beta) dibayar dari saldo. Cara itu praktis kalau kamu kirim paket hampir setiap hari, tetapi terasa merepotkan kalau kamu hanya kirim satu atau dua paket dalam sebulan. Bayar per resi kami buat untuk kebutuhan yang kedua.

Apa yang baru?

Di bagian Pembayaran sekarang ada dua pilihan: Saldo OngkirHub seperti biasa, atau Bayar langsung, yaitu bayar per resi untuk satu pengiriman itu saja.

  • Tanpa top-up lebih dulu. Kamu tidak perlu mengisi saldo dulu untuk satu kiriman, selama totalnya memenuhi nominal minimum yang tertera di layar.
  • Biaya payment gateway terlihat di depan. Rinciannya muncul sebelum kamu menyelesaikan pembayaran, jadi tidak ada angka yang baru ketahuan belakangan.
  • Resi diproses setelah pembayaran terkonfirmasi. Pengiriman diteruskan ke kurir begitu pembayaran terkonfirmasi, dan label bisa dicetak setelah resi terbit.

Tabel berikut membandingkan dua cara bayar yang sekarang tersedia.

Aspek Bayar dari saldo Bayar per resi
Perlu top-up dulu Ya, mulai Rp10.000 Tidak
Kapan biaya payment gateway muncul Saat top-up, ditampilkan sebelum bayar Saat membayar resi, ditampilkan sebelum bayar
Kapan resi diproses Mengikuti konfirmasi pengiriman di aplikasi Setelah pembayaran terkonfirmasi
Paling cocok untuk Kirim rutin dengan banyak resi Kirim sesekali

Bagian lain dari alur buat resi tidak berubah. Harga final terkunci saat kamu mengonfirmasi pengiriman, pickup atau drop off dipilih per pengiriman sesuai layanan, dan label thermal 100 mm dengan kode QR dicetak langsung dari browser. Resi yang dibuat lewat OngkirHub App (beta) juga bisa dilacak di aplikasi maupun di halaman cek resi.

Cara bayar per resi di OngkirHub App (beta)

  1. Masuk ke OngkirHub App (beta) dan buat pengiriman baru.
  2. Isi data pengirim dan penerima, atau pilih dari buku alamat.
  3. Lengkapi detail barang.
  4. Pilih pickup atau drop off di bagian Serah terima paket, lalu pilih kurir dan layanan dari daftar yang muncul. Untuk pickup, pilih jadwal penjemputan.
  5. Di bagian Pembayaran, pilih Bayar langsung, bukan Saldo OngkirHub.
  6. Periksa Rincian biaya, termasuk biaya payment gateway, lalu selesaikan pembayaran.
  7. Tunggu sampai pembayaran terkonfirmasi dan resi terbit, lalu cetak label dan tempelkan di paket.

Kalau kamu akan mengirim lagi ke penerima yang sama, simpan alamatnya di buku alamat supaya pengiriman berikutnya tinggal pilih dari daftar. Kalau baru pertama kali memakai aplikasi, Panduan Aplikasi menjelaskan alur buat resi dari awal. Gambaran fitur pengirimannya juga ada di halaman kirim paket.

Untuk siapa fitur ini?

Bayar per resi cocok untuk kamu yang kirim paket sesekali, misalnya:

  • Penjual rumahan yang menerima pesanan beberapa kali dalam sebulan.
  • Penjual musiman yang hanya membuka pre-order kue kering atau hampers menjelang Lebaran.
  • Kamu yang ingin mencoba alur buat resi online sebelum memutuskan menyimpan saldo.

Contohnya begini. Kamu membuka pre-order kue kering dan hanya mengirim beberapa paket ke keluarga di luar kota selama Maret. Daripada mengisi saldo untuk satu dua kiriman, kamu cukup membayar tiap resi saat paketnya siap dikirim. Ongkir yang kamu bayar adalah harga final yang tampil saat konfirmasi.

Kalau kamu kirim paket hampir setiap hari, saldo tetap cara paling praktis. Satu kali top-up bisa dipakai untuk banyak resi, dan setiap pemakaiannya tercatat di riwayat saldo. Top-up mulai Rp10.000 lewat QRIS, virtual account, e-wallet, atau transfer bank manual yang dikonfirmasi tim OngkirHub.

Dua cara ini bisa dipakai bergantian. Saat pesanan ramai menjelang Lebaran kamu bisa memakai saldo, lalu kembali ke bayar per resi ketika kiriman kembali jarang. Untuk menyusun jadwal kirim selama Ramadan, lihat kalender kirim paket Ramadan dan Lebaran 2026.

Batasan yang perlu kamu tahu

  • Resi baru diproses setelah pembayaran terkonfirmasi. Kalau sedang mengejar jadwal pickup, selesaikan pembayaran lebih awal, karena resi menunggu konfirmasi pembayaran.
  • Ada nominal minimum. Bayar langsung hanya bisa dipilih bila total pengiriman memenuhi nominal minimum yang tertera di layar. Kalau belum, bayar dari saldo.
  • Pembayaran punya batas waktu. Pengiriman yang tidak dibayar sampai batas waktunya tidak diteruskan ke kurir. Kalau harga atau jadwal pickup berubah sebelum resi diproses, dana yang sudah dibayar masuk ke saldo dan bisa dipakai untuk membuat ulang pengiriman.
  • Harga di cek ongkir adalah estimasi. Harga final baru ditampilkan dan dikunci saat kamu mengonfirmasi pengiriman di aplikasi.
  • Pilihan kurir dan layanan bisa berbeda. Kurir dan layanan yang muncul tergantung rute dan berat. Pickup atau drop off juga tergantung layanan yang dipilih.
  • Aplikasi masih beta. Yang tersedia adalah fitur yang tercantum di Panduan Aplikasi dan halaman Changelog.

Berapa biayanya?

OngkirHub App (beta) tanpa biaya layanan. Kamu membayar ongkir kurir dan biaya payment gateway saat top-up atau saat bayar per resi. Besarnya biaya payment gateway selalu ditampilkan sebelum kamu membayar, baik untuk top-up maupun bayar per resi.

Saat memakai bayar per resi, bagian Rincian biaya menampilkan ongkir kurir sesuai harga final, biaya payment gateway untuk metode yang kamu pilih, dan totalnya sebelum kamu membayar. Tidak ada biaya layanan OngkirHub yang ditambahkan selama beta.

Cek ongkir dan cek resi di situs OngkirHub tetap gratis dan bisa dipakai tanpa daftar.

Pembaruan berikutnya akan kami umumkan di halaman Changelog.

OngkirHub adalah layanan asal Indonesia yang mulai beroperasi pada Januari 2025. OngkirHub menyediakan cek ongkir dan cek resi gratis, serta OngkirHub App (beta) untuk membuat resi online, membayar dari saldo, dan mencetak label pengiriman.